Members Online

14 Guests, 1 User
ala_abro
* * *

Pages: [1] 2 3   Go Down
  Print  
Share this topic on DiggShare this topic on FacebookShare this topic on GoogleShare this topic on TechnoratiShare this topic on Twitter
Author Topic: Musibah Pendakian  (Read 1638 times)
0 Members and 1 Guest are viewing this topic.
jenggot
Mayor Jendral
*****

GRP: 45
Posts: 812



« on: July 31, 2009, 01:38:04 PM »


            

Menyikapi hilangnya rekan kita andika di gn.semeru, saya hnya bs brharap korban bs survive & mncapai desa trdekat secepatnya.

Scra krnologis, 2hr ini adlh masa kritis apkh korban bs brtahan hdp atau menyerah. Kndsi tiupan angin saat ini adlh bahaya primer di gn.semeru dan smoga hal ini sgra dsadari baik oleh korban, SRU team dan pendaki2 yg brniat ksana.

Jujur saya pribadi sdh ckp lelah me-warning mslh jalur maut arcopodo - cmr tnggal - puncak. Sdh lbh dr 2x diangkat dlm dskusi umum d TNBTS brkaitan dgn pilar triangulasi d arcopodo, tp tetap tdk ada realisasinya.

Sdh bbrapa kali jg tulisan2 dskusi d forum gappala ini menjd tajuk utama media massa jawa timur, tapi tetap tdk drealisasikan.

Jika demikian tdk salah kiranya jika wacana 'class action' kpd pemerintah up.Ditjen PHKA Dephut RI digulirkan untk proteksi keamanan aktivitas pendakian bagi seluruh pecinta hobi ini.

Hanya memang kendala utama kemajuan dunia petualangan ind adlh pluralitas kepentingan diantara klmpok2,kmnitas2,milis2,mapala2 nya sendiri, sehingga sulit pula untk bisa duduk satu meja,satu visi,satu  aksi untk kpntingan brsama. Mdh2n dlm 5 atau 10 tahun kdepan 'stakeholder2' pecinta alam bs lbh kuat dan solid dr hr ini. Dan tugas kita brsama untk mencetak generasi emas ini.

Smoga sgra ada kbr baik dr SRU brkaitan dgn keberadaan andika dlm 2hr ini.

Salam.



Note: koq mapagama UGM blm konpress ya?
Logged

Harta yang paling berharga adalah keluarga....(me,my hun & 2 litle junior)
jojon
Sersan Mayor
***

GRP: 2
Posts: 75


Email
« Reply #1 on: July 31, 2009, 10:48:41 PM »

Jujur saya pribadi sdh ckp lelah me-warning mslh jalur maut arcopodo - cmr tnggal - puncak. Sdh lbh dr 2x diangkat dlm dskusi umum d TNBTS brkaitan dgn pilar triangulasi d arcopodo, tp tetap tdk ada realisasinya.

Sdh bbrapa kali jg tulisan2 dskusi d forum gappala ini menjd tajuk utama media massa jawa timur, tapi tetap tdk drealisasikan.

Jika demikian tdk salah kiranya jika wacana 'class action' kpd pemerintah up.Ditjen PHKA Dephut RI digulirkan untk proteksi keamanan aktivitas pendakian bagi seluruh pecinta hobi ini.

@kang J:
kalo si gue mah melihatnya dari kemauan pemerintah juga yang blm ada, padahal pariwisata itu salah satu sumber pendapatan yang besar sekali. yah memang tugas semua pihak juga untuk membuat standar keamanan yang baik. kalo masalah class action gue mah setuju aja toh untuk tujuan baik juga, tapi dengan kondisi sekarang rasanya siapa yang harus maju untuk itu?. wah kalo gappala bisa membuat wacana ini menjadi nyata gue dengan senang hati ikut bergabung didalamnya. maju terus kang  w# w#. tak lupa semoga korban segera ditemukan lho.




Logged
Andi SERGAP !
Mayor Jendral
*****

GRP: 3
Posts: 919


-Komandan TIM SERGAP-

andi_rahadi2005
WWW Email
« Reply #2 on: August 01, 2009, 12:27:44 AM »

wew topik menarik,,, w#
kalo saia pribadi melihat dari sudut si pendaki sendiri,,, g%
kalo berkaca pada kejadian musibah pendakian yang lalu-lalu,,,  g%baik itu hilang tersesat,,, hal itu lebih banyak di sebabkan karena faktor teknis pendakian,,,  g%biasanya mereka terpisah dalam melakukan pendakian,,, g% dalam artian jarak diantara mereka tidak terlalu rapat,, misalkan ada 8 pendaki,,  g%nah dua pendaki terdepan berjarak sekitar 3 menit dari urutan ke -3. ato sebaliknya dua pendaki belakang berjarak 5 menit dari pendaki urutan 3 dari belakang. sehingga koordinasi antara leader dan sweeper sangat berperan penting,, menjaga ritme pendakian agar seirama,
berdasar kejadian di gunung salak,, g% kemudian kejadian di gunung ciremai,,, kebanyakan terjadi karena faktor pendaki itu sendiri,,, (tentu disamping kurang perhatian pemerintah)

tentu saia pribadi lebih ingin agar gunung dibuat sealami mungkin,,,, nah kita para pendaki pun kalo bisa sealami mungkin agar alam bersahabat dengan kita  O!

maap kalo salah2 kata ,,maklum nibie  2(

salam SERGAAAAAAAAAAAAAP !!! s@
Logged



jenggot
Mayor Jendral
*****

GRP: 45
Posts: 812



« Reply #3 on: August 01, 2009, 01:19:34 AM »

Andika dan Carut Marut Taman Nasional
oleh   : jenggot
untuk : milis gappala & redaksi jawa pos


Sengaja tema ini saya angkat kembali mungkin sebagai tulisan terakhir untuk hal2 yang berkaitan dengan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Sebelum saya teruskan ada baiknya rekan2 flashback kembali ke bulan juni tahun 2007 (2 tahun yang lalu) dalam salah satu diskusi saya dengan rekan2 AMC (joko daryono) ketika wacana ini sudah dibongkar secara gamblang berkaitan dengan pola2 pengamanan jalur maut (puncak – arcopodo – kalimati) di link ini :
http://gappala.com/forum/index.php/topic,146.75.html

Dan hari ini semua apa yang sama2 kita takutkan benar2 terjadi, bukan?

Siapa yang salah dan siapa yang harus bertanggungjawab tidak lagi penting untuk dibahas. Tetapi solusi2 yang jelas untuk langkah preventif kedepanlah yang harus sama2 kita pahami. Lepas apakah nantinya didengar dan dilaksanakan.

Andika saya kira adalah korban dari carut marut pengelolaan sistem taman nasional yang cenderung memiliki asas sentralisasi. Tidak seperti pengelolaan berbasis rakyat (sundoro,sumbing,arjuna,dll) yang memiliki tingkat pengamanan jalur dan respon yang lebih cepat karena jalur birokrasi yang pendek.

Memang secara subjektif pendaki, saya kira rekan2 Setrajana Fisip UGM (andika,cs) pun memiliki kekurangan2 teknis yang cukup fatal. Tidak adanya alat komunikasi, navigasi dan yang jelas melanggar himbaun PVMBG untuk menjauhi kawasan puncak semeru menjadi faktor2 penyebab musibah ini terjadi diatas sana.

Dari sisi regulasi memang tidak ada yang salah dengan TNBTS, tetapi dari segi pelayanan dan keamanan jalur, khususnya di kawasan jalur rawan sekitar puncak, saya kira pihak Taman Nasional menjadi satu2nya pihak yang layak untuk memberi penjelasan. Jujur saya pribadi dengan beberapa rekan sebenarnya sudah tidak mau tau urusan2 teknis, tetapi ketika mengetahui kronologis hilangnya andika di semeru ini, saya seperti mengalami dejavu bahwa musibah2 seperti ini pernah terjadi dan akan terus terjadi.


Kronologis dan analisa pribadi musibah semeru juli 2009
Tujuh orang pendaki melakukan pendakian pada sabtu 25 Juli 2009 dari ranupani.
Selasa, 28 Juli 2009
06.00WIB team tiba di puncak jongring seloko
09.00WIB team turun dari puncak
10.00WIB terjebak badai dan andika keluar dari jalur (disorientasi di sekitar arcopodo)
11.00WIB team dibagi dua (satu team mencari keatas) satunya lagi ke kalimati.
12.00WIB team regroup di kalimati dan diputuskan tiga orang turun ke ranupani
17.00WIB kabar hilangnya andika sampai di ranupani dan SRU dikirimkan
sampai sekarang (sabtu 1 agustus 2009, 00.45WIB) belum ada kabar ditemukannya andika.

Hasil wawancara dengan korban selamat :
"saat itu (selasa 28 juli 2009 sekitar pukukl 09.00 pagi, kondisi angin yang ada cenderung  mengarah ke arah rombongan maka suara teriakan dari Andika dapat terdengar oleh rombongan. Namun suara rombongan tidak dapat terdengar oleh Andika".

Artinya (analisa pribadi saya) :
Team UGM ini sepertinya tidak mengerti arah (navigasi) karena dalam penjelasannya mereka tidak menyebut kearah mana hilangnya andika di kawasan puncak. Dan ini FATAL!!!!

Dalam pandangan pribadi saya, kemungkinan besar Andika bergerak kearah tenggara – timur (NE) dari sekitar arcopodo dan tersesat. Karena memang angin di sekitar arcopodo memiliki ciri khas berarah selatan barat daya (SSW). Itulah mengapa tidak ada pendaki yang terkena langsung letusan wedus gembelnya  “jongring seloko” di puncak  karena memang angin cenderung berarah selatan, bukan?

Mengapa Pendaki2 yang tersesat di kawasan puncak selalu menuju tenggara – timur (NE)?
Karena kontur arah tenggara adalah satu2nya medan yang bisa dilalui dengan tanpa menggunakan pengaman (tali). Sedangkan kearah barat – baratlaut (NW) adalah jurang yang cukup dalam. Sedangkan jalur yang benar menuju arcopodo adalah arah utara kompas (nyaris arah “0” nol derajat dari puncak).

Kearah manakah nantinya jika seorang survivor tersesat dari arcopodo kearah tenggara ?
Saya kira ada dua kemungkinan: pertama semakin tersesat di hutan candipuro atau sumbermujur dan kemungkinan kedua adalah bertemu desa di bawah pasrujambe ataupun berhasil mencapai cekdam (sungai) besuk sat. Atau yang paling enak adalah berhasil ditemukan oleh team SAR.

Tahun 2004 ketika saya mencoba membuka jalur besuk sat – kalimati dibutuhkan waktu lebih dari lima hari untuk mencapai kalimati dengan peralatan navigasi yang standar. Disana ada dua aliran sungai lahar besar yang satu mengarah ke besuk sat dan yang lain mengarah ke timur menuju sumbermujur.

Skenario SAR yang disiapkan saat ini sudah benar dan dalam arah yang tepat. Hanya sekali lagi hal ini  kembali lagi kepada ketahanan dan kemampuan fisik dan teknik survivor yang tersesat di lereng2 semeru. Dalam kondisi normal maka hari ini dan besok (minggu 2 agustus 2009) adalah masa2 paling kritis ketahanan seorang survivor di alam bebas (jika memiliki ilmu surival). Tetapi jika seorang amatir, ya marilah kita berdoa semoga ada keajaiban yang terjadi.

Sekali lagi uraian diatas hanyalah analisa saya pribadi berkaitan dengan kronologis hilangnya andika di gunung semeru. Validitas dan akurasinya tidaklah menjadi acuan.

Dan tetap berharap semoga besok pagi ada kabar baik dari SRU yang sekarang sedang bekerja keras diatas sana.


Salam.
Logged

Harta yang paling berharga adalah keluarga....(me,my hun & 2 litle junior)
jenggot
Mayor Jendral
*****

GRP: 45
Posts: 812



« Reply #4 on: August 01, 2009, 12:04:22 PM »

Update dari TNBTS 1 agustus 2009 11.36AM

“Pagi ini team SRU lumajang berhasil menemukan bivouac tempat beristirahat survivor setelah sebelumnya team SRU berhasil menemukan beberapa peralatan pendakian survivor.. Posisi masih di sekitar tebing 75 (kawasan aliran lahar dingin). Proses SAR difokuskan di tawon songo/pasrujambe berdasarkan modus catatan pendaki2 yang tersesat di gunung semeru”.


Jika kita plot posisi tebing 75 jalur tawon songo (pasrujambe) di peta, maka kemungkinan paling logis posisi survivor masih berada di ketinggian lebih dari 2200meter(dpl). Sementara desa terdekat masih sangat jauh dan berketinggian 970meter(dpl).

Kabar baiknya adalah proses SAR sudah mengunci daerah pencarian dan fokus untuk menyisir arah timur laut – timur – dan tenggara sesuai dengan analisa saya pada posting sebelumnya, dan saya kira  kemungkinan besar survivor dapat ditemukan dalam waktu dekat. Hanya kondisi survivor masih hidup atau tidak itu yang masih sama2 kita tunggu.

Kabar buruknya adalah area ini (tawon songo – pasrujambe) adalah “death zone” nya pendaki2 tersesat di semeru. Jika kita ingat markus dan riko yang hilang tahun 2007 lalu pun memiliki kronologis yang 99% nyaris sama dengan Andika kali ini. Sayang sangat sedikit pendaki2 indonesia yang mau ingat sejarah2 musibah pendakian!!!!.

Empat bulan yang lalu pun (maret 2009) sebuah team survey gn.semeru (kebetulan salah satunya adalah rekan kerja saya) menemukan dua mayat pendaki (sudah menjadi tulang) di area ini. Semoga team SAR berhasil menemukan survivor dalam kondisi apapun.

Salam.
Logged

Harta yang paling berharga adalah keluarga....(me,my hun & 2 litle junior)
Dwee
Moderator
Letnan Jendral
****

GRP: 4
Posts: 1477


berkabung buat dia

dwi_triantoro
Email
« Reply #5 on: August 02, 2009, 02:22:02 AM »

Update dari TNBTS 1 agustus 2009 11.36AM

“Pagi ini team SRU lumajang berhasil menemukan bivouac tempat beristirahat survivor setelah sebelumnya team SRU berhasil menemukan beberapa peralatan pendakian survivor.. Posisi masih di sekitar tebing 75 (kawasan aliran lahar dingin). Proses SAR difokuskan di tawon songo/pasrujambe berdasarkan modus catatan pendaki2 yang tersesat di gunung semeru”.


Jika kita plot posisi tebing 75 jalur tawon songo (pasrujambe) di peta, maka kemungkinan paling logis posisi survivor masih berada di ketinggian lebih dari 2200meter(dpl). Sementara desa terdekat masih sangat jauh dan berketinggian 970meter(dpl).

Kabar baiknya adalah proses SAR sudah mengunci daerah pencarian dan fokus untuk menyisir arah timur laut – timur – dan tenggara sesuai dengan analisa saya pada posting sebelumnya, dan saya kira  kemungkinan besar survivor dapat ditemukan dalam waktu dekat. Hanya kondisi survivor masih hidup atau tidak itu yang masih sama2 kita tunggu.

Kabar buruknya adalah area ini (tawon songo – pasrujambe) adalah “death zone” nya pendaki2 tersesat di semeru. Jika kita ingat markus dan riko yang hilang tahun 2007 lalu pun memiliki kronologis yang 99% nyaris sama dengan Andika kali ini. Sayang sangat sedikit pendaki2 indonesia yang mau ingat sejarah2 musibah pendakian!!!!.

Empat bulan yang lalu pun (maret 2009) sebuah team survey gn.semeru (kebetulan salah satunya adalah rekan kerja saya) menemukan dua mayat pendaki (sudah menjadi tulang) di area ini. Semoga team SAR berhasil menemukan survivor dalam kondisi apapun.

Salam.

semoga kepada andika, masih d beri keselamatan...Amin
Logged

dia telah pergi tak mungkin kembali ..dia telah pergi tak lagi di sisi...dia telah pergi ke nirwana
Krupoek_MLarat
HUMAS
Mayor Jendral
****

GRP: 6
Posts: 1014


~:Times Up:~

t00ghe@hotmail.com t00ghe@yahoo.com
Email
« Reply #6 on: August 02, 2009, 09:31:56 AM »

semoga yang tersesat masih diberikan petunjuk...amin... w^ w^ w^ w^
salam x)
Logged

~::++++++::~
jenggot
Mayor Jendral
*****

GRP: 45
Posts: 812



« Reply #7 on: August 02, 2009, 04:48:41 PM »

Uptade NEWS!!!

Setelah enam hari dalam proses pencarian, akhirnya pukul 11.39am hari ini (minggu 2 agustus 2009) andika berhasil ditemukan oleh team SAR lumajang dalam kondisi meninggal dunia di dasar jurang area Blank 75 (lereng timur laut – timur) gunung semeru.

Tuntas sudah perjuangan rekan kita (andika) selama enam hari hilang dan tersesat di gunung semeru. Catatan korban pendakian gunung semeru pun bertambah lagi menjadi 28 orang (yang tercatat) sejak soe hok gie tewas di cemoro tunggal tahun 1969, dan entah berapa puluh orang lagi yang tidak tercatat dan masih hilang diatas sana.

Atas nama Forum Diskusi www.gappala.com kami turut berduka cita atas musibah yang dialami rekan kita (andika) di gunung semeru. Dan semoga seluruh keluarga, rekan dan orang yang ditinggalkannya diberi ketabahan dan kesabaran.

Dan semoga setelah ini tidak ada andika-andika lain dalam aktivitas petualangan di Indonesia. Mari kita sama-sama mengambil hikmah dari kejadian ini untuk bahan renungan, pengetahuan dan pemahaman bahwa resiko selalu ada dalam setiap aktivitas petualangan.

Dan meminimalisasi resiko dengan pengetahun dan pembelajaran dari pengalaman yang ada adalah solusi yang paling sederhana untuk bisa sama-sama kita lakukan. Selamat Jalan Kawan.

Salam.
Logged

Harta yang paling berharga adalah keluarga....(me,my hun & 2 litle junior)
Dwee
Moderator
Letnan Jendral
****

GRP: 4
Posts: 1477


berkabung buat dia

dwi_triantoro
Email
« Reply #8 on: August 02, 2009, 05:08:52 PM »

Selamat jalan kawan..
Logged

dia telah pergi tak mungkin kembali ..dia telah pergi tak lagi di sisi...dia telah pergi ke nirwana
Andi SERGAP !
Mayor Jendral
*****

GRP: 3
Posts: 919


-Komandan TIM SERGAP-

andi_rahadi2005
WWW Email
« Reply #9 on: August 02, 2009, 06:31:54 PM »

semoga ini menjadi pelajaran berharga bagi kita semua,,,,

semua kejadian ada hikmah yang terkandung,,,,

selamat jalan wahai teman sehobi,,,

-andi sergap-
Logged



bdarma
Sersan
**

GRP: 0
Posts: 16


Email
« Reply #10 on: August 02, 2009, 11:23:47 PM »

om jenggot, analisanya mantap
kalo boleh, uraian tentang arah turun yang bener ke arcopodo dan lainlainnya, saya ijin mau dishare ke milis pangrango..
thx
Logged
Kitinx
Moderator
Mayor
****

GRP: 1
Posts: 338


« Reply #11 on: August 03, 2009, 01:20:01 PM »

Selamat jalan, kawan. Selamat kembali ke Puncak Yang Sejati. . .
Logged

harumnya rerumputan basah
indahnya pelangi di sana
tarian kenari yang ceria
terselip edelweiss di paruhnya

"nyanyian lembah hijau" - boomerang
jenggot
Mayor Jendral
*****

GRP: 45
Posts: 812



« Reply #12 on: August 03, 2009, 01:49:19 PM »

@bdarma
Informasi & Ilmu pngetahuan adlah milik umat manusia..... silahkan d share jika berkenan.
Logged

Harta yang paling berharga adalah keluarga....(me,my hun & 2 litle junior)
bdarma
Sersan
**

GRP: 0
Posts: 16


Email
« Reply #13 on: August 03, 2009, 05:12:34 PM »

kalau baca post om jenggot
brarti almarhum andika ditemukan di sebelah timur, apa betul? kalau begitu saat turun dia melenceng ke sebelah kanan jalur yang benar ?

boleh ga saia dikirimi catatan tentang korban pendakian semeru selama ini.

thx
Logged
jenggot
Mayor Jendral
*****

GRP: 45
Posts: 812



« Reply #14 on: August 03, 2009, 06:50:40 PM »

@bdarma
jika mencermati postingan saya dari awal, maka akan diketahui kalau materi postingan ini adalah sebuah analisa subjektif yang saya lakukan diatas meja (kertas). Sehingga validitas dan akurasinya tidaklah menjadi acuan. Untuk jelas dan lengkapnya sayapun masih menunggu presscon dari TNBTS berkaitan hasil evakuasi yang resmi. Segitu dulu ya mas anwar..... Grin

Salam.
Logged

Harta yang paling berharga adalah keluarga....(me,my hun & 2 litle junior)
Pages: [1] 2 3   Go Up
  Print  
 
Jump to:  

Subject Started by Replies Views Last post
Catatan Ekspedisi Sulawesi 6-29 JUni 2009 jenggot 7 1205 Last post July 05, 2009, 10:55:10 AM
by jenggot
CatPer Merbabu Mountain 30-31 August 2008 « 1 2 » Luna 25 2544 Last post March 28, 2009, 12:03:11 PM
by novasuck
Menapak Cumulus di Puncak Merbabu (Sebuah Catatan Kenangan) aji_mr_frog 5 720 Last post November 08, 2009, 03:16:33 PM
by Gembel
Ceritaku di Kerinci 3.805 mdpl with KPI Mei 2010 Gembel 6 259 Last post July 05, 2010, 01:19:35 AM
by Erwinsyah Idris
FINAL REPORT MUBES GAPPALA 2008 « 1 2 3 » cow 34 2855 Last post January 06, 2009, 07:53:32 PM
by tarzan

TinyPortal v1.0.5 beta 1© Bloc